DPRD Pangkas Anggaran Poros Rangas-Tampapadang
MAMUJU — Rapat persiapan tahap akhir pembahasan nota keuangan dan RAPBD perubahan 2009 yang sempat mencoret beberapa item penganggaran yang diusulkan Pemprov Sulbar, Rabu 9 September lalu telah diterima pimpinan dewan. Sama halnya dengan permintaan panggar yang mencoret beberapa penganggaran, pimpinan dewan juga meminta beberapa bagian yang dianggap perlu direvisi.
Misalnya desain jalan Rangas-Tampapadang senilai Rp 700 juta. Meski demikian Wakil Ketua DPRD Sulbar, Arifin Nurdin menyatakan, tetap mendukung proyek jalan tersebut dengan catatan dana anggarannya dipangkas menjadi Rp 200 juta. Kemudian selebihnya dialihkan untuk beberapa item pembukaan jalan yang busa diakses langsung masyarakat.
Ditemui di gedung DPRD Sulbar, Jumat 11 September, Arifin Nurdin menyatakan, bisa memahami keinginan pemprov untuk pengadaan jalan dari pusat perkantoran Rangas menuju Bandara Tampapadang Mamuju sejauh sekira 30-an kilometer tersebut. Jalan itu nantinya bisa mempercepat akses pemerintahan dan mobilitas mayarakat dalam menjangkau bagian utara Mamuju.
“Kita memaklumi keinginan tersebut dengan pertimbangan anggarannya dipangkas untuk dialihkan ke beberapa item lain,” sarannya.
Pengalihan yang dimaksudkan yani pada pembenahan Jalan Bukit Tinggi di Kecamatan Malunda Kabupaten Mamuju senilai Rp 300 juta dan pembukaan jalan di beberapa wilayah terisolasi senilai
Rp 200 juta. Khusus jalan di Malunda, Arifin menilai sejauh ini sudah banyak korban jiwa akibat kondisi jalan yang tidak representatif sebagai jalan provinsi tersebut.
Karena itu, dia meminta dinas terkait agar bisa langsung mengambil langkah strategis terhadap keputusan tersebut tanpa harus menunggu kucuran dana. Dewan mengklaim keputusan pemangkasan anggaran tersebut lebih efektif pada program pemerataan akses masyarakat Sulbar.
Dalam tanggapannya, Sekretaris Provinsi (Sekprov) Sulbar, Arsyad Hafied menyampaikan dana pembuatan desain jalan itu merupakan stimulus dalam usaha memancing kedatangan investor dari luar
negeri datang menanamkan sahamnya di Sulbar.
Dia menyebutkan ada beberapa investor luar negeri yang siap menanamkan modalnya di Sulbar. “Pengajuan tersebut untuk memancing investor luar negeri datang ke Sulbar,” imbuhnya. (nur)